Archive for the 'Isu-Isu Kontemporer' Category

Ruzbihan Hamazani
Alkisah, suatu hari Din Syamsuddin, Ketua Umum Muhammadiyah dan Sekjen MUI, mengatakan bahwa menurut fatwa MUI, umat Islam dilarang mengawini gadis sekantor. Pernyataan ini langsung menyulut kontroversi luas. Media massa tergoda untuk mengadakan wawancara eksklusif dengan Pak Din untuk mengklarifikasi fatwa yang membingungkan ini. Bagaimana mungkin seseorang dilarang menikahi gadis sekantor? Apakah ada dalilnya [...]

Ade Armando
”Bunuh, bunuh, bunuh, BUNUH! PERANGI AHMADIYAH, BUNUH AHMADIYAH, BERSIHKAN AHMADIYAH DARI INDONESIA! Ahmadiyah halal darahnya! Persetan HAM! Tai kucing HAM! Allahu Akbar”
Kalimat-kalimat penuh kebencian itu dilontarkan Sobri Lubis. Dia adalah seorang tokoh Front Pembela Islam (FPI) yang berpidato dalam tabligh akbar di Banjar, Jawa Barat, 14 Februari 2008.
Saya memiliki rekaman pidatonya saat Sobri tampil [...]

Imam Ghazali Said *
Satu jam setelah Forum Lintas Agama (FLA) memilih saya menjadi jubir dalam konferensi pers 24 April 2008, telepon dan ponsel saya terus berdering; mempertanyakan mengapa saya membela aliran sesat? Karena itu, perkenankan saya memberikan penjelasan berikut.
Pertama, Ahmadiyah, baik aliran Lahore, di Indonesia populer dengan Gerakan Ahmadiyah Indonesia (GAI) maupun aliran Qodiyan, yang [...]

Ruzbihan Hamazani
Kenapa seseoang memeluk agama tertentu, dan bukan agama lain? Kenapa seseorang menjadi Muslim, yang lain Kristen, yang lain lagi Hindu, yang lainnya lagi Budha, dan seterusnya? Apakah keanggotaan seseoang dalam agama tertentu adalah hasil keputusan yang bersangkutan, atau karena “kebetulan sosial”? Kalau seseorang lahir dalam keluarga Muslim, apakah tidak dengan sendirinya ia akan menjadi [...]

Ruzbihan Hamazani
Saya terpaksa menulis sekali lagi tentang Ahmadiyah, dan kali ini yang ingin saya soroti bukan mengenai aspek kebebasan agama seperti saya tulis dalam artikel sebelumnya. Kali ini, titik pusat pembahasan saya adalah mengenai kaitan antara ajaran Ahmadiyah dan “blasphemy” atau pelecehan dan penodaan ajaran agama, sebagaimana dituduhkan oleh beberapa kalangan.
Salah satu alasan yang dipakai [...]

Ruzbihan Hamazani
Masalah yang dihadapi oleh jamaah Ahmadiyah di Indonesia saat ini bukan semata-mata masalah sekte kecil yang disesatkan oleh banyak kelompok Islam itu. Ini bukan sekedar apakah kita setuju Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Ahmadiyah, benar-benar nabi “baru” atau tidak. Masalah Ahmadiyah menyangkut soal yang jauh lebih besar dan mendasar, yakni kebebasan agama dan keyakinan.
Saat ini, [...]

Ruzbihan Hamazani
Geert Wilders, anggota tweede kamer atau parlemen Belanda dari Partai untuk Kemerdekaan (Partij voor de Vrijheid), akhirnya meluncurkan film pendek yang sudah sejak lama menjadi kontroversi di Belanda dan Eropa, yakni dokumenter berdurasi lima belas menit dengan judul “Fitna” (secara harafiah artinya “chaos” atau kekacauan). Film ini secara terus terang menunjukkan kebencian pada Islam [...]

Ruzbihan Hamazani
Pada 7 Februari 2008 yang lalu, Uskup Canterbury, Dr. Rowan William, menyampaikan ceramah berjudul “Civil and Religious Law in England: a Religious Perspective” di hadapan The Royal Courts of Justice di London. Dalam ceramah itu, ia mengeluarkan pernyataan yang menyulut kontroversi berkepanjangan mengenai status hukum Islam atau shari’ah di Inggris. Dia, antara lain, menyatakan [...]

Ruzbihan Hamazani
1.
Nabi Muhammad datang kepada masyarakat Arab dengan suatu misi penting, yaitu menyempurnakan akhlak, menegakkan kembali kehidupan yang diatur dengan norma dan etika. Itulah pengertian yang kita tangkap dari ucapan Nabi, “bu’ithtu li utammima makarim al-akhlaq“. Arti hadis itu adalah, aku (Nabi Muhammad) diutus untuk menyempurnakan akhlak. Menegakkan kehidupan yang etis, dengan demikian, merupakan fondasi [...]

Ruzbihan Hamazani
Minggu, 27 Januari 2008 yang lalu, Presideng Soeharto meninggal dunia. Kita, baik sebagai umat Islam atau bangsa Indonesia, layak mengucapkan belasungkawa dan selamat tinggal kepada mantan presiden yang berkuasa selama kuang lebih 30 tahun itu.
Berikut ini adalah esei pendek yang mencoba melihat “warisan” Soeharto, baik yang baik maupun buruk. Dengan mengingat kembali apa yang [...]